Sejarah Pesawat Terbang : Part I


Pesawat terbang adalah sarana angkutan tercepat. Bila dilihat dari sejarah, sesungguhnya keinginan orang untuk terbang diilhami oleh kemampuan burung yang dapat mengarungi angkasa. Untuk menggambarkan angan-angan tersebut dimunculkan cerita legenda mengenai Daedalus dan Icarus yang mencoba terbang ke angkasa. Karena sayapnya hanya ditempel dengan lilin dan terbangnya mendekati matahari maka sayapnya meleleh dan Icarus pun jatuh.

Icarus & Daedalus, manusia yang dapat terbang dalam Mitologi Yunani

Pada 800 tahun sebelum masehi seorang Raja Inggris bernama, Bladud mencoba terbang dengan cara melompat dari Candi Appolo di London, diapun gagal untuk terbang. 

Bladud: The Flying King of Bath

Pada abad ke-18 mulailah orang berupaya terbang dengan balon. 1 Desember 1783, JA. Charles dan M. Robert, adalah orang pertama yang mampu terbang terkendali dengan balon hidrogen, Mereka terbang sejauh 43 Km dari Les Tuileries, Paris, Ke Nesles, Selanjutnya tanggal 24 September 1852 Henri Giffard membuat penerbangan bertenaga yang pertama dalam suatu balon yang terkendali. Sumber tenaga yang dipakai berasal dari "Steam Engine” yang memutar 3 blade propeller, tenaga yang dihasilkan sebesar 3 HP.

    
Gambar :
Kiri : JA. Charles & M. Robert
Kanan : Henri Giffard

Penerbangan yang pertama dengan pesawat udara berhasi dilaksanakan pada tanggal 17 Desember 1903 oleh dua bersaudarg Wright yang mampu mengudara selama 12 detik menempuh jarak 36 meter di atas padang pasir Kitty Hawk. Sejak saat itulah dunia penerbangan penuh dengan eksperimen pesawat terbang. 

Kitty Hawk, Wright Brothers

Tanggal 25 Juli 1909 Louis Bleriot orang Perancis dengan pesawat type XI buatannya mampu menyeberang Selat Kanal dengan kecepatan 65,5 Km/jam. Bleriot memenangkan hadiah £1000 dari Daily Mail. Mulai saat itu dibuka event-event lomba udara. Di Rheims Perancis orang Amerika yang bernama Glenn Curtiss memenangkan piala Goordon Bennet untuk prestasi kecepatan, dengan pesawat Golden Flyer.

Golden Flyer, Glenn Curtiss








Sumber :
Mursiddi, 2001, Mari Belajar Terbang, Jakarta : Grasindo

Comments